We Are Designers Contacts
acuityhub
What We Found
Pengalaman Belanja Online di Indonesia

Salah satu perusahaan multinasional bernama CupoNation yang bergerak di bidang afiliasi pemasaran telah melakukan studi internal di pihaknya mengatakan bahwa adanya pertumbuhan pembeli secara online atau online shopper di Indonesia terjadi dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2016, jumlah pembeli online mencapai 9,6 persen dari jumlah populasi dan meningkat menjadi 10,7 persen pada tahun 2017. Yang berarti dapat terlihat bahwa minat belanja online di Indonesia memiliki potensi peningkatan setiap tahun ke tahun

Retail tradisional yang seringkali disebut-sebut tengah menghadapi krisis. Apa penyebabnya? Data dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyebutkan jumlah pasar tradisional turun drastis dari 13.540 menjadi 9.950 pasar dalam waktu 4 tahun. Banyak berpandangan mengunjungi ke tempat perbelanjaan adalah kegiatan yang menghabiskan waktu dan akan lebih mudah mencari berbagai kebutuhan mereka melalui internet.

 

Kami, AcuityHub, telah melakukan riset kuantitatif tentang perilaku konsumen Indonesia dalam berbelanja online di 14 kota, yaitu Medan, Palembang, Pekanbaru, Jakarta, Bodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Batam, Manado, Makassar dan Balikpapan.

 

Dengan meningkatnya penetrasi internet di Indonesia, kami menemukan bahwa 25,4% orang Indonesia di kota besar pernah melakukan belanja online, dimana kota yang paling sering berbelanja online adalah Jakarta, Bodetabek dan Bandung.

 

Tahukah anda ternyata belanja online juga disukai oleh pria, walaupun wanita lebih sering melakukan transaksi belanja online sebesar 74,7% dibandingkan pria. Namun walaupun pria lebih jarang berbelanja, tetapi rata-rata jumlah uang belanja yang mereka habiskan cenderung lebih besar IDR 316.833 per sekali belanja dibandingkan dengan rata-rata jumlah uang yang dibelanjakan oleh wanita yaitu sebesar IDR 217.415.

 

Lalu apa saja jenis barang yang sering dibeli saat berbelanja online? 3 barang tersebut adalah pakaian, tas dan sepatu. Dengan kontribusi dari masing-masing adalah 46,2% dari pakaian 12,4% dari tas dan 12,2% dari sepatu.